ASTRI Goes to Thailand 2015
Hai kenalin nama saya Rianty
Aprilli Hasril, saya mahasiswi akademi sekretari budi luhur angkatan 2014. Saya
akan bercerita tentang ASTRI Ges to Thailand 2015, tepatnya itu di kota
bangkok. Ada 26 orang peserta yang ikut, dan didampingi oleh Ibu Fenti Sofiani, .Pd,MM selaku
Direktur ASTRI budi Luhur, Ibu Reni
Hariyani,SE,M.Akt selaku Ketua Program Studi ASTRI Budi Luhur dan mba Indah Dwi Lestari sebagai Staf ASTRI
Budi Luhur.
Saya study tour selama 4 hari 3
malam, saya menggunakan pesawat air asia. Saya berangkat dari kampus ASTRI Budi
Luhur untuk berkumpul dan berangkat bersama ke Bandara Soekarno Hatta. Saya
berangkat pada hari Minggu 18 Oktober 2015, dan pulang pada hari Rabu 21
Oktober 2015 di Bandara Don Mueng. Tempat-tempat yang akan saya kunjungi di
thailand adalah Grand Palace,Wat Pho (Sleeping Budha), Chaopya River & Wat Arun, Floating
Market Pattaya, Art
in Paradise, Laser Budha, Nongnooch Village,Thai Traditional Show, Gems
Jewerly, Honey Shop, Madamme Tussaud Museum.
Sebelum saya bercerita kegiatan
saya disana apa saja, saya akan menceritakan apa saja barang-barang yang harus
dipersiapkan? Barang yang terlebih penting dulu itu seperti paspor,uang,kartu
identitas, hp + kabel chargernya ya. Ketika saya pergi ke Thailand itu musimnya
adalah musim panas, jadi saya tidak membawa pakaian yang berbahan tebal, yang
terpenting membawa pakaian yang membuat diri saya nyaman. Ada salah satu tempat
yang mengharuskan kita berpakaian sopan yaitu di Grand Palace, jadi saya
menggunakan celana jeans, kaos dan cardigan. Jika saya tidak berpakaian sopan
saya akan disuruh membeli kain untuk terlihat sopan dan harganya cukup mahal
yaitu 100 baht sekitar 40 ribu rupiah. Oke, kembali ke perlengkapan apa saja
yang saya bawa itu ada beberapa perlengkapan make up ini saya bawa dikoper,
namun ketika ada berada di bandara Soekarno Hatta saya menitipkan kepada teman
saya yang kopernya itu dimasukan ke bagasi check in.
Ada beberapa barang yang tidak
diboleh bawa ke cabin (bagasi jinjing) , itu seperti benda tumpul, yang bersifat
kimiawi mudah terbakar, atau beracun tidak diperbolehkan sama sekali,baik dalam
bagasi jinjing maupun dalam bagasi check in. Saya hanya mebawa 1 koper yang
ukurannya medium dan membawa 1 tas slempang yang isinya itu untuk barang-barang
penting. Saya prepare ini 3 hari sebelum berangkatan, sebelumnya saya juga
sudah membuat list sih hehe karna udah ngga sabar aja mau cepet-cepet ke
Thailand.
Minggu 18 Oktober 2015.
Hari yang saya nanti-nantikan,
yaitu berangkat ke Thailand. Saya bangun pagi sekitar jam 5 untuk shalat subuh,
setelah saya selesai shalat subuh saya sudah tidak bisa melanjutkan untuk tidur
kembali karna saya sudah terlalu bersemangat untuk berangkat. Dari pada saya
menunggu waktu yang masih agak lama menunjukan pukul 11.00 siang,lebih baik
saya sudah prepare dari pada nanti terburu-buru., ohiya saya menggunakan kaos
ASTRI Goes to Thailand 2015 yang diberikan dari kampus.Saya diberikan 2 kaos ,
yang 1 untuk berangkat , dan yang 1 untuk pulang. Saya langsung mandi, sarapan
dan mengecek apa barang-barang sudah dimasukkan kedalam koper dan tidak ada
yang ketinggalan. Dikoper saya menggunakan kartu identitas dari akademi
sekretari budi luhur, jadi jika terjadi sesuatu pada koper saya misalnya hilang
ada tanda pengenalnya disitu, saya mendapatkan 2 kartu, yang 1 untuk dikoper
dan yang 1 untuk ditas slempang. Setelah saya mengecek koper dan tas saya, saya
bersiap-siap untuk sarapan.
Selesai saya sarapan waktu sudah
menunjukan pukul 09.00 saya sudah harus berangkat ke kampus terlebih dahulu.
Karena saya berangkat ke Bandaranya itu dari kampus bareng dengan teman-teman
dan beberapa dosen. Saya berangkat menuju kampus budi luhur itu bersama Rafella, kurang lebih 1 jam
perjalanan kami menuju kampus budi luhur. Disana terlihat hanya baru beberapa
anak yang baru datang,. Saya ikut bergabung dengan teman-teman saya sekalian
menunggu teman yang lain,ketika saya menunggu teman saya diberikan makan siang
dulu, saya pun langsung memakannya. Kami
disini sudah sangat bergembira sekali tak sabar ingin ke Thailand. Ketika
teman-teman saya sudah berkumpul semua dan dosennya sudah ada kami bersiap-siap
untuk ke Bandara dan tidak lupa untuk berdoa dulu agar diberi kelancaran. Kami
pun on the way Bandara Soekarno Hatta, dalam perjalanan kurang lebih 45 menit.
Tiba dibandara saya langsung
mendorong koper saya, dan disini kami menunggu dulu sebentar untuk diberikan
tiket pesawat. Setelah saya sudah diberikan tiket, saya langsung masuk ke dalam
ruang tunggu dan sebelumnya ada pemeriksanaan koper. Setelah menunggu beberapa
teman saya check ini bagasi kami
langsung menunggu diruang tunggu yang berada dilantai 2. Kami berangkat jam
17.00 WIB. Sedangkan kami sudah menunggu dari jam 15.00 WIB. Lumayan lama sih,
namun karna kami asik bercanda dan ada juga yang sibuk main hp tidak berasa
waktu sudah menunjukan pukul 16.30 WIB, dan ternyata pintu pesawat sudah
dibuka, saya bergegas ke tempat check tiket, dan selesai dicek tiketnya.
Saya diantarkan menuju ke pesawat
menggunakan bis khusus
air asia. Hanya 3 menitan kami sudah sampai didepan pesawat air asia saya pun
langsung menaiki anak tangga yang berada didepan karna saya mendapat bangku no
9A jika mendapat nmor 15 sampai 30 itu berada dipintu belakang pesawat. Setelah
saya sudah berada dipesawat dan mencari nomor pesawat 9A, saya pun langsung
duduk yang didekat jendela entah kenapa saya sangat senang bisa mendapat duduk
didekat jendela. Saya duduk bersama Rafella dan Oli. Saya senang bisa duduk
bareng dengan mereka, karna ada teman saya yang duduknya dengan orang yang
tidak dikenal. Karna dalam perjalanan 3 jam bete juga jika tidak ada teman
untuk mengobrol. Sebelum pesawat terbang, saya menyempatkan selfie dulu hehe.
Namun, tak lama kemudian pesawat
akan segera berangkat. Saya langsung mematikan handphone, dan mulai mendengarkan
instruksi dari pramugari dan pramugaranya. Selesai mendengarkan tak lama
pesawat take off, dan jengjeng saya pun sangat terkejut untuk pertama kalinya
saya naik pesawat. Saya merasakan seperti menaiki roller coaster hehe namun ini
lebih dari roller coaster. Saya melihat pemandangan jakarta di sore sangat
cerah cuacanya. Tapi tak lama kemudian sudah tidak bisa melihat pemandangan
Jakarta, karna sudah tertutup oleh awand. Pramugari dan pramugara memberikan
form imigrasi yang harus saya isi. Disitu ada 2 form yang 1 untuk keberangkatan
dan yang 1 untuk kepulangan. Dari pada bete saya mendengarkan musik dan
membaca-baca majalah yang telah disediakan didepan kursi.
Saya bosan juga, akhirnya saya memesan makanan
saja karna perut saya juga sudah lapar. Ketika saya sudah mendapat makanannya,
saya pun memakannya namun saya kurang bagitu suka dengan makanan yang saya
pesan itu nasi manado. Selesai saya makan saya mengobrol dengan rafella dan
selfie-selfie lagi untuk menghilangkan bete. Saya merasa capek dan saya
akhirnya tertidur dengar mendengarkan musik. Ketika saya bangun sudah jam 19.30
Yuhuuuu saya sudah merasa segar karna sebentar lagi saya akan sampai di Bandara
Thailand. 30 menit telah berlalu dan kami sudah landing dibandara Doon Mueng.
Saya mulai mendorong koper saya dan mulai berkumpul dengan teman-teman. Saya
memberikan form yang sudah saya isi tadi untuk diberikan ke imigrasi. Setelah dicheck saya
berkumpul lagi untuk bertemu dengan tourguide kami yang bernama pak Alex.
Tak lama kemudian Pak Alex sudah menunggu kami didepan
pintu Bandara dan Pak Alex langsung mengiringi kami ke bis yang akan mengantarkan kami ke Hotel.
Kami akan bermalam di Hotel Miramar Bangkok , kita dapat mendapat mengakses free wifi, jadi kami tak perlu khawatir
jika ingin memberi kabar orang rumah atau seseorang hehe. Nah setelah
kami masuk ke dalam bis.
Bisnya mulai on the way
ke hotel, Pak Alex memperkenalkan dirinya dan menjelaskan tentang kegiatan apa saja ketika kami
berada di Thailand. Ketika Pak Alex menjelaskan saya sambil melihat-lihat
keindahan kota Thailand dimalam hari. Kurang lebih 30 menit kami sudah sampai
di Hotel Miramar. Saya langsung turun dan membawa kopernya ke lobby Hotel
Miramar sekalian menunggu instruksi dari
Pak Alex. Nah setelah saya sudah diberikan kunci kamar, saya langsung mendorong
koper saya lagi ke lift dan menekan tombol lantai 3, karna kamar saya berada di
lantai 3. Kamar saya agak jauh dari lift, tak lama saya menemukan nomor kamar
dan langsung membuka kamar tersebut. Ohiya saya sekamar dengan Shaqila, kami
langsung menaroh koper dan beristirahat dulu sebentar. Karna kami merasa lapar,
kami telah sepakat kepada teman-teman dan ibu fenty, ibu reni dan mba indah
untuk mencari makanan. Saya telah mengunci pintu dan saya kembali untuk ke
lobby.
Setelah semua sudah berkumpul kami berjalan
kaki sambil mencari ada toko makanan yang masih buka atau tidak. Tak jauh
dari hotel ada Mc Donalds, namun setelah
kami lihat lampu-lampu restoran tersebut sudah tutup, dan saya merasa sedih.
Kami pun terus berjalan mencari sevel , dan akhirnya ketemu. Saya disana
membeli beberapa makanan untuk dihotel, dan saya juga beli mie untuk makan
ditempat. Ada beberapa teman saya yang membeli kartu perdana untuk memasang
paket di Thailand, ibu Fenty dan ibu Reny juga beli kartu perdana. Setelah
semuanya sudah selesai membeli makanan dan kami langsung balik lagi ke hotel.
Setelah sampai dihotel kami pun langsung ke kamar masing-masing. Saya langsung
mandi ketika dari keluar malam itu karna merasakan badan sangat terasa lengket.
Selesai saya mandi saya susah merasakan ngantuk namun saya tidak tidur dikamar
saya. Saya dengan Shaqila tidur bersama Indri dan Rafella karna kami merasa
kesepian sekali jika tidur berdua hehe.
Senin 19
Oktober 2015
Pada hari kedua saya bangun jam 05.00 pagi,
karna jam 08.00 pagi kami sudah harus check out dari hotel dan akan pergi ke
Grand Palace. Saya selesai prepare, saya pun langsung membawa koper ke lobby
dan siap untuk sarapan. Saya disana sarapan dengan roti dan nasi goreng ala
Thaliand saya fikir nasi gorengnya tidak enak ternyata enak dan cocok dengan
lidah saya hehe. Nah setelah kami semua sudah selesai sarapan, kami sudah
disuruh untuk masuk ke bis dan sebelumnya saya sudah memberikan kuncinya kepada
mba Anche . Ohiya mba anche itu adalah tourguide kami dari Indonesia dia
orangnya baik dan ramah kepada kami.
Ketika kami semua sudah berada
di bus dan bus pun sudah jalan menuju ke Grand Palace saya melihat-lihat
pemandangan kota Thailand dipagi hari. Pak Alex pun menjelaskan ketika kita
berada di Grand Palace kita harus menggunakan pakaian yang sopan. Kami sudah
sampai di Grand Palace saya turun dan menggunakan topi gitu untuk terhindar
dari panas matahari, ya walaupun panasnya bekum begitu menyengat sih. Ketika
kami ingin masuk ke Grand Palace pakaian kami diperiksa terlebih dahulu oleh
seorang wanita yang menjual kain jika pakaian kami ada yang tidak sopan. Dan
ternyata ada 2 orang teman saya yang menggunakan celana pendek padahal celananya itu dibawah dengkul namun kedua
teman saya itu disuruh membeli kain untuk menutupi celananya dengan membayar
100 baht atau 40 ribu rupiah.
Namun pintu Grand Palace ini
belum dibuka jadi kami menyempatkan waktu untuk berselfie dulu dipinggir Grand
Palace hehehe. Nah pintu sudah dibuka saya pun masuk dan berjalan bersama teman saya. Namun ketika kami sedang berjalan
teman saya kakinya tersangkut roda gitu dan menyebabkan luka kecil pada
kakinya. Sebelum masuk kepemeriksaan saya menemani Indri saya dulu, karna dia
merasa pusing jika melihat darah. Saya membersihkan jari kaki yang terluka agar
tidak keluar terus darahnya. Bu Fenty ,
Bu Reni, dan mba Indah juga ikut membantu teman saya ini dengan
memberikan minyak kayu putih agar tidak pingsan. Ketika Indri sudah merasa
enakan kami pun langsung masuk dan diperiksa dahulu agar tidak membawa makanan
atau minuman dari luar.
Saya,Indri,Rafella, dan Risha
langsung berfoto-foto sambil tertawa-tawa. Merasakan udaranya sangat segar dan
lingkungan disekitar kami itu sangat bersih tidak ada sampah berserakan. Kami berfoto kesana kemari untuk mendapatkan
view yang bagus. Kami disini hanya diberikan 30 menit saja untuk berfoto-foto.
Karna nanti kami sudah harus melanjutkan ke Wat Pho (Sleeping Budha). Setelah
selesai berfoto-foto kami kembali ke bis , dan sambil menunggu bis kami yang
belum datang kami berfoto dengan ibu Fenty,Ibu reny hihi ternyata disini kami
merasakan kebersamaan. Kemudian, bus kami sudah sampai dan kami langsung naik
ke bus. Hanya beberapa menit kami sudah sampai ke Wat Pho , kami sudah sampai
dan langsung turun berjalan sebentar ke Wat Pho.
Disana kami diberikan tiket dan
langsung masuk dengan tiket yang tadi telah diberikan. Ketika kami berada di
Patung Budha tidur yang berada dalam ruangan, kami tidak boleh menggunakan
sepatu atau alas kaki. Jadi sepatu saya disimpan di tas khusus yang telah
disediakan oleh tempat tersebut dan membawanya kedalam agar tidak hilang. Saya
melihat patung budha tersebut merasa
takut gitu karna patung budha tersebut besar sekali. Saya pun buru-buru
keluar dan menggunakan sepatu yang saya
bawa. Saya keluar dari ruangan tersebut dan mencari pemandangan lain yang bagus
untuk difoto. Kami sudah berfoto-foto sebentar dan kami dipanggil oleh bu
Fenty, bu Reny dan mba Indah untuk sesi foto bersama dengan menggunakan banner ASTRI
Goes to Thailand 2015.
Selesai foto bersama kami
diberikan minuman oleh Pak Alex, dan saya langsung meminum karna ketika pada
saat itu matahari sudah terasa panas. Pak Alex bilang abis ini kami akan
mengunjungi Chaopya River & Wat Arun. Kami hanya berjalan sebentar untuk ke
Chaopya River kita harus melewati pasar
dan melewati sungai untuk ke Wat Arun. Ketika kami berada dipasar tersebut
banyak sekali orang menjualan makanan yang ditusuk seperti sate tapi saya tidak
membelinya karna saya takut ditinggal. Kami menggunakan perahu untuk sampai di
Wat Arun, setelah perahunya sudah sampai didepan kami, kami langsung naik dan
duduk dengan tertawa-tawa. Sungai terlihat sangat luas sekali dan ada ombaknya
gitu, hanya beberapa menit kami sudah sampai di Wat Arun.
Kami langsung turun dari kapal
tersebut, dan berjalan menuju tempat
yang ingin kami kunjungi namun tersebut sedang direnovasi jadi kami hanya
melihat dari bawah saja. Lalu kami diberikan waktu untuk berbelanja khas oleh-oleh
dari Thailand. Awalnay saya bingung ingin membeli apa, karna bahasanya pun
tidak saya mengerti, namun ketika mereka berbicara, ereka sedikit bisa
berbahasa Indonesia lhooo. Untuk pertama kali saya membeli 2 plastik yang
berisi 6 dompet yang dihargai 100 baht untuk 1 plastik. Dsiitu saya b ingung
ingin berbelanja apa lagi saya mengitar-ngitar saja melihat teman-teman saya
yang sedang sibuk berbelanja. Saya menemukan gantungan kunci khas Thailand saya
langsung membelinya seharga 100 baht yang isinya 6 buah gantungan kunci.
Kami diberikan waktu hingga jam
11.00 untuk berbelanja. Saya hanya dapat sedikit untuk oleh-oleh karna saya
fikir uangnya bisa saya gunakan lagi untuk berbelanja ditoko lainnya nanti. Pak
Alex sudah menyuruh kami untuk kembali ke perahu dan kami langsung buru-buru ke perahu. Perahu
sudah mulai jalan dan kami diajak berputar melihat sekitar pemukiman dari
sungai. Disini ada enceng gondok yang banyak sekali karna didalam sungai itu
banyak sekali ikan patin yang tidak boleh dipancing oleh siapapun.Kita juga
diperbolehkan memberi makan ikan patin, namun makanannya adalah roti khusus
ikan dan dengan membayar 20 baht kita sudah dapat memberi makan ikan yang
sangat banyak sekali ikannya jika kita memberi roti tersebut. Tiba-tiba awan
mendung dan ternyata hujan deras sekali kami kebasahan ketika berada di perahu
itu. Kami pun akan pergi dari perahu tersebut dan berhenti di tempat seperti
mall. Kami kehujanan dan sambil berlari-lari menuju mall tersebut. Kami hanya
melewati mall itu saja karna bus kami akan menjemput kami di depan mall. Bis
sudah sampai maka kami lari-lari lagi ke bis dan saya pun terlihat lepek
sekali.
Setelah kami dari Wat Arun kita
akan makan siang di Loacl Restaurant. Perjalanan menuju Local Restaurant hanya
15 menit, restaurant itu berada disamping jalan tol. Kami makan
direstaurant yang s udah pasti halal.
Ketika kami masuk ke restaurant ternyata makanan kami sudah disiapkan
dimeja. Saya pun langsung duduk dan
mencuci tangan dahulu yang berada diluar restaurant. Setelah selesai mencuci
tangan saya langsung menyatap makanan yang telah disediakan. Makanan disini
sangat terasa bumbu rempah-rempahnya , saya tidak terlalu banyak makan. Selesai
menyatap makanan, kami diberi waktu untuk kekamar mandi dulu dan jika ingin
shalat telah disediakan mushalla yang terletak tidak jauh dari restaurant. Saya
pun langsung shalat bersama Bu Reny dan Rindha. Selesai shalat saya , Indri dan
Rindha kembali ke bis untuk melanjutkan perjalanan kami ke Pattaya,. Perjalanan
menuju Pattaya itu kurang lebih 3 jam an, maka saya menyempatkan untuk tidur
sejenak di bis.
Saya terbangun dari tidur karna
kebelet pipis, tapi tempat pemberhentian kami masih agak jauh. Mau tidak mau
saya harus menahan deh. Yang ditunggu tunggu datang ialah tempat pemberhentian
karna saya sudah tidak tahan lagi hehe. Saya langsung turun dari bis dan lari
menuju toilet, namun kamar toilet itu harus membayar 20 baht, saya tidak mau
dan berlari lagi mencari kamar mandi yang tidak bayar. Namun toiletnya tidak
menggunakan air, hanya mengandalkan tissue,sangat menjengkelkan bagi saya. Jadi
saya harus membeli tissue di sevel (711)
dan kembali lagi ke toilet. Lega sudah saya menahan pipis hehe. Setelah dari
toilet saya kembali ke sevel (711) untuk membeli makan dibis. Selesai membeli,
saya kembali ke bis untuk melanjutkan ke
Pattaya. Kurang lebih 30 menit kami akan sampai di Pattaya, kita akan ke Floating
Market Pattaya yaitu ada penjual makanan diatas air menggunakan perahu dan
disana juga kami bisa berbelanja oleh-oleh. Namun harganya lumayan mahal
dibandingkan di Wat Arun.
Tiba di Floating Market Pattaya,
kami diberikan sticker untuk bisa masuk. Disana banyak sekali orang berjualan
diatas air menggunakan perahu dan banyak juga yang berjuakan didalam toko. Jika
ingin berkuliner disana tempatnya sangat cocok. Saya ,Indri, Rafella, Shaqila
dan Risha patungan untuk membeli mango rice yang sangat terkenal sekali,
membeli sate udang dan lobster, dan membeli jus manga. Rasanya itu benar benar
enak, disana tuh maunya beli apa aja. Karna kami menghemat jadi kami hanya mencoba beberapa
makanan saja. Kami mengelilingi Floating Market Pattya yang cukup luas sekali, disana juga ada
band band gitu untuk menghibur. Kami di Floating market Pattaya diberikan waktu
hanya 1 jam. Kami pun kembali ke bis untuk makan malam yang tidak jauh dari Floating
Market Pattaya . Di Pattaya suasananya lebih ramai dibandingkan kmai berada di
Bangkok.
Disana itu banyak café café
bahkan ada disekeliling jalanan banyak yang membuka jasa pijat. Kami merasakan
sangat sedang ketika berada di Pattaya. Walaupun jalananya agak ramai sekali
namun perjalanan kami menyenangkan. Sampai di Local Restaurant, yang menunya
hampir sama seperti tadi siang. Namun
kali kami semeja dengan Bu Reny, kami pun langsung menyatap. Selesai menyatap
kami tertawa-tawa dengan Bu Reny. Pada kegiatan hari itu kami seharusnya kami
mengunjungi Art Paradise, namun karna
waktunya tidak cukup, maka kami diharuskan beristirahat dulu diHotel The
Seasons yaitu tempat menginap kami ketika diPattaya. Tibalah kami di Hotel The
Seasons saya turun dan segera mengambil koper dan barang bawaan saya. Kami pun
berkumpul di lobby itu dibagikan kunci kamar, saya sekamar lagi dengan Shaqila.
Ketika di Hotel ini kami dapat kamar yang berada di lantai 15. Saya sudah
sampai ddepan kamar,dan langsung membuka dengan kunci yang telah diberikan.
Setelah kami istirahat sebentar,
ada beberapa anak ingin keluar mencari makanan. Sekitar jam 9 malam saya dan
beberapa teman saya ijin keluar. Kami keluar dari hotel dengan penuh hati-hati
karna kami sedang berada dinegri orang. Ketika kami sedang asyik berjalan, kami
melihat ada banyak toko buah-buah yang segar, da nada juga toko baju. Saya
melanjutkan perjalanan, dan dipinggir jalan ada toko dan didepannya menjual
berbagai warna-warni kuteks yang sangat
lucu. Jadi kami menyinggah dulu untuk masuk kedalam toko dan membeli beberapa
kuteks. Selesai memilih kuteks dan telah dibayar,kami melanjutkan perjalanan.
Ketika saya berjalan ada yang menjual kain seperti pashmina saya membeli 2 buah
pashmina untuk oleh-oleh mama saya.
Kami melanjutkan perjalanan,
tapi teman-teman saya terlihat capek dan mereka ingin kembali ke hotel, jadi
kami tidak melanjutkan jalan-jalan malam tersebut. Kami sampai di kamar
masing-masing dan bersiap-siap untuk tidur. Karna besok pagi jam 8 kami sudah
harus check out hotel. Di hotel the seasons ini kami tidak mendapatkan free
wifi dikamar, hanya mendapat free wifi dilobby jadi kami merasakan ada yang
kurang .
Selasa 20
Oktober 2015
Hari kegiatan kami akan
mengunjungi Nongnooch Village ( Thai Thailand Show), makan siang di Local
Restaurant , mengunjungi Gems Jewerly, mengunjungi Honey Shop dan kembali ke
Bangkok. Pagi ini saya bangun jam 5, saya langsung bersiap-siap untuk sarapan
pagi dan membereskan barang bawaan saya untuk dibawa turun ke lobby. Dan saya
tidak lupa memberi kunci kamar ke mba Anche. Setelah memberi kunci kamar, saya
dan Shaqila sarapan. Kami tidak begitu suka dengan menu makanan yang telah
disediakan di The Seasons hotel namun karna hari ini jadwal kami sangat pagi
maka kami paksa mengisi perut dengan roti agar tidak lemes nanti. Selesai
sarapan kami diarahkan oleh pak Alex untuk masuk ke dalam bis.
Namun ketika kami sudah ada di
bis, Pak Alex mencari beberapa anak. Ternyata temen saya bernama Rindha iya
membawa pulang plastik khusus pakaian yang disediakan dihotel,jadi Rindha
terkena cash dengan membayar 100 baht. Setelah masalah tersebut selesai, bis pun
berangkat menuju pantai Pattaya. Hanya 10 menit kami sudah sampai di pantai,
kami pun diberi waktu untuk berfoto selama 30 menit didekat pantai dan didekat
hotel Hard Rock. Kami pun berfoto bersama dengan bu Fenty,bu Reny, Pak Alex.
Kami sibuk sendiri dengan gayanya yang bermacam-macam hehe. Setelah dari pantai
kami berjalan sebentar menuju hotel Hard Rock, dan saya pun berfoto didekat
hotel Hard Rock. Ada kolam renang kecil yang berada didepan hotel Hard Rock dan
itu terlihat sekali pemandangan yang sangat indah ketika kita berada di hotel
Hard Rock. Andai saja kami bisa menginap dihotel Hard Rock, kami pasti akan
bermain didekat pantai.
Waktu telah habis, maka kami
kembali ke bis dan akan melanjutkan perjalanan ke Nong Nooch Village. Di Noong
nooch Village ini kita dapat melihat tarian tradisional asal Thailand dan dapat
melihat pertunjukan gajah. Kami pun telah meninggalkan pantai Pattaya. Kami tiba di Nongnooch Village langsung
diberikan tiket masuk untuk menonton Tarian Tradisional khas Thailand, karna
waktu tarian akan segera dimulai maka kami berlari-lari agar tidak telat
menonton tarian tersebut. Saya sudah masuk ke dalam ruangan yang sudah sangat
banyak sekali pengunjung dari berbagai luar negri. Saya, Rindha, Rafella dan
Indri sempat bingung tidak mendapatkan tempat duduk, namun acara sudah dimulai.
Ada seorang karyawan memberi tahu kami agar kami duduk didepan dan kami
disusruh duduk ditangga. Acara telah dimulai kami sangat serius menyaksikan
tarian tradisional ini, pakaian yang mereka gunakan sangat bagus-bagus.
Bahkan disini ada beberapa lelaki yang
berdandan seperti perempuan. Tarian Tradisional telah selesai kami dilanjutkan
untuk menonton pertunjukan gajah. Sebelum pertunjukan gajah dimulai, kami dapat
melihat gajah-gajah yang sangat banyak dan dapat berfoto dengan gajah tersebut
hanya dengan membayar 100 baht. Teman saya Indri ingin berfoto dengan gajah,
maka saya diminta tolong untuk memfotonya. Tak lama pertunjukan gajah pun akan
dimulai, saya Rindha,Indri, Rafella beruntung sekali dapat duduk didepan.
Pertunjukan telah dimulai saya pun bersorak gembira melihat gajah-gajah yang
banyak berdatangan kelapangan mereka mengatur tempat yang telah diajarkan oleh pelatihnya.
Gajah-gajah
tersebut sangat pintar sekali, mereka dapat melakukan yang telah diajarkan oleh
pelatihnya. Ada pertunjukan gajahnya
melukis pohon dibaju,gajanya bermain bola, gajahnya berjoget dan masih banyak
sekali, bisa dibilang ini adalah tempat favourite saya. Acaranya pun berjalan
cukup lama yaitu sekitar 45 menit. Selesai pertunjukan kami harus makan siang
dulu, dan makan siang kami ini tempatnya di Noong nooch Village kami hanya
perlu jalan kedepan sedikit. Sampai di restaurant kami sudah dapat memakai yang
telah disediakan. Makanan di restaurant tersebut ialah prasmanan maka kami
dapat makan sepuasnya namun dengan porsi secukupnya, sayangkan jika nanti malah
kebuang-buanng.
Saya pun mencuci tangan dulu, dan setelah itu
mengantri makanan. Di restaurant ini menunya enak-enak. Disini saya makan
sangat lahap karna makanannya enak-enak. Selesai makan, saya shalat dulu,
disini ada mushalla yang telah disediakan. Saya shalat bersama Bu Reny ,Mba Indah,
dan Rindha. Setelah kami shalat, kami berpencar karna bu Reny dan Rinda ingin
ke toilet. Saya pun mencari teman saya, namun tidak juga. Dan ternyata ada
beberapa teman saya yang sedang sibuk berfoto-foto di taman Noong Nooch Village
memang indah-indah bunga disini dan agak gerimis ketika kita sedang di taman.
Saya pun memanggil Rindha, Bella dan Rafidah
untuk berfoto bersama. Kami berjalan sebentar menuju jembatan, namun karna
takut terlalu jauh kami hanya berfoto di jembatan. Ternyata kami sudah
dipanggil oleh mba Ance untuk masuk ke bis. Kami berlari-lari karna sudah
ditunggu oleh teman-teman kami. Saya langsung lari ke bis karna agak gerimis
pada saat itu. Dari Noong nooch Village kami akan melanjutkan perjalanan ke
Gems Jewerly yaitu cara pembuatan berlian dan disana juga menjual dari harga
termurah dan termahal. Hanya sebentar saja menuju Gems Jewerly, kami pun turun
dan diberikan sticker. Kami harus mengantri dulu karna kami akan menggunakan kereta. Kereta
ini hanya dapat berisi 8 orang saja.
Giliran saya yang harus menaiki
kereta tersebut. Kami dibawa ketempat proses pembuatan berlian itu seperti apa,
proses pembuatan ini menggunakan 4
dimensi. Jadi kami bisa berlihat seperti apa proses pembuatan berlian itu.
Disini diceritakan dari awal proses yang masih sangat sederhana hingga proses
yang canggih pada jaman ini. Hanya 10 menit kami duduk dikereta. Lalu kami
berheti dan berjalan menuju proses berlian seperti pembuatan cincin, kalung
maupun anting. Dan disini juga menjualan berlian dari berbagai ragam.
Ada beberapa teman saya yang
membeli anting berlian dengan hanya membyar100 baht. Tidak hanya menjual
berlian tapi disini juga tersedia sabun, body lotion , dompet-dompet, tas-tas
yang harganya pun cukup menguras dompet. Disini saya tidak membeli apa-apa.
Kami akan melanjutkan pergi ke Proses pembuatan Madu . Tidak jauh dari Gems
Jewerly. Tiba di Honey shop kami diberikan sticker , dan diajak berkeliling
oleh pegawai honey shop tersebut. Dia menjelaskan bagaimana mencari madu yang
baik. Kami terus mengikuti pegawai ini hingga dibawa keruangan untuk mencicipi
madunya. Dan pegawai ini menjelaskan memilih madu yang kualitasnya baik seperti
apa. Selesai pegawai ini menjelaskan kami dapat membeli produk madu ini, dengan
berbagai macam varian yaitu ada coklat madu, asem madu, yogurt madu masih
banyak lagi.
Kami harus melanjutkan ke Art in Paradise ,
disini kami bisa berfoto-foto dengan gambar yang hampir membuat kita bingung
karna seperti nyata. Saya pun sangat senang berada disini, dapat berfoto dengan
gambar yang kita inginkan, namun disini kita tidak boleh menggunakan sepatu,
karna dapat merusaknya. Berbagai macam gambar yang lucu, mengerikan, dan masih
banyak lagi. Kami diberikan waktu yang cukup lama yaitu 2 jam, ya karna memang
tempatnya disini terlihat luas sekali. Jadi waktu yang sangat cukup jika
berfoto-foto.
Hari sudah menjelang sore kami akan kembali ke
Bangkok, dan ketika dalam perjalanan pulang kami diizinkan untuk membeli
oleh-oleh khas Thailand seperti manisan mangga, plum dan lainnya. Kami pun
membeli beberapa oleh-oleh untuk keluarga dirumah dan untuk teman-teman kami
yang tiduk ikut. Selesai berbelanja, kami melanjutkan perjalanan lagi ke
Bangkok. Kami tiba di Bangkok sekitar jam 6.00 malam. Kami berhenti dulu
direstaurant untuk makan malam. Saya pun turun dan mencuci tangan dulu sebelum
makan.
Selesai saya mencuci tangan saya langsung makan
yang telah disediakan dimeja. Saya tidak begitu lahap makan karna saya masih
merasa kenyang. Setelah selesai makan kami akan melanjutkan pergi Mall Mbk dan
Siam Paragon,yang tadinya jadwal kami itu adalah untuk ke Madamme Tussaud karna
hari sudah agak malam jadi kami tidak bisa menyempatkan ke Madamme Tussaud
Museum. Ke Madamme Tussaud akan diganti esok harinya. Tiba di Mall MBK saya
hanya melihat-lihat dulu , belum tertarik ingin membeli. Saya hanya menemani
teman saya yang ingin membeli kaos.
Karna pada saat itu saya sudah merasa capek
sekali. Kami diberi waktu hanya 1 jam untuk berbelanja disini, namun hanya ada
beberapa teman saya saja yang berbelanja disini. Kami pun akan kembali ke hotel
Miramar Bangkok dimana hotel yang
pertama kami bermalam disana. Sampai di hotel saya menaroh kembali barang
bawaan saya. Karna saya harus membeli cemilan disevel (711). Yang pergi ke
sevel (711) hanya beberapa teman saya saja, karna yang lainnya sudah
capek. Kami berjalan selama 15 menit
untuk sampai di sevel (711) , saya langsung membeli apa yang saya inginkan. Setelah
semua sudah terbeli kami bergegeas kembali ke hotel untuk beristirahat. Pada mala
mini ialah malam terakhir kami berada di Thailand, walaupun terlihat capek tapi
kami masih ingin merasakan berada disini lebih lama.
Sampai di hotel saya pun kembali ke kamar,
merapikan barang bawaan kami agar besok tidak terburu-buru dan takut ada yang
ketinggalan. Setelah semua telah rapi, saya pun mandi, selesai mandi saya tidur
dikamar Rafella dan Indri.
Rabu 21
Oktober 2015
Hari ini hari terakhir kami
beradadi Thailand maka kami bangun agak siang, sekitar jam 9 kami sudah harus
rapi. Namun sedikit agak santai tidak seperti di hari kedua maupun ketiga. Kami
pun check out jam 9, setelah selesai sarapan kami berfoto bersama di depan
lobby hotel bersama dengan Bu Fenty,Bu Reny dan Mba Indah. Pada hari itu saya
menggunakan kaos yang telah diberikan oleh ASTRI Budi Luhur yang bewarna
maroon. Kegiatan kami hari ini hanya ke Madamme Tussaud setelah itu kami diberi
kebebasan untuk shopping wuhuuuu tak sabar. Kami pun sudah siap di bis, dan
mengucapkan selamat tinggal hotel Miramar Bangkok huhuhu.
Menuju Mall Siam Paragon tidak
jauh jadi hanya butuh waktu beberapa
menit saja. Kami pun turun di Mall Mbk dan berjalan melewati jembatan untuk ke
Mall Siam Paragon , Madamme Tussaud ada dilantai 9. Agak jauh berjalan
dijembatan, namun tidak berasa jika kita berjalan sambil mengobrol. Sampai di Mall Siam Paragon
dan menggunakan lift untuk sampai di Madamme Tussaud. Kami harus menunggu
beberapa menit lagi , karna museumnya belum dibuka. Tetapi kami sudah menunggu
didepannya dan sudah dibagikan tiket. Ada teman-teman saya yang sudah berfoto
didepan patung , namun saya tidak begitu tahu itu patung siapa.
Waktu telah menunjukkan jam
10.00 maka museum telah dibuka, kami pun dapat berselfie ria bersama
patung-patung yang terbuat dari lilin. Museum ini berisi patung-patung yang
orang aslinya sudah dikenal oleh semua orang. Jika saya tidak tahu patung
siapa, disitu tertulis ada informasinya. Setelah saya sudah berfoto dengan patung
yang saya inginkan. Kami bersepakat dulu ingin shopping dimana, kami pun
bersepakat ingin berbelanja di Platinum
Mall, karna di MBK Mall kami tidak
begitu suka barang yang ada disana.
Kami kembali ke bus untuk pergi
ke mall Platinum, namun dalam perjalanan disini agak macet. Lalu kami
diceritakan oleh pak Alex tentang dimana kejadian yang ada bom pada 3 bulan
yang lalu. Didekat mall Platinum ada yang berjualan dipinggiran seperti
berjualan gorengan, buah-buahan. Sampai
di Platinum Mall kami pun diberikan waktu hingga jam 4 sore untuk berbelanja.
Karna setelah dari Platinum Mall kami akan kembali ke Bandara Don Mueng untuk pulang ke Jakarta. Saya turun dari bis
dan pergi bersama Shaqila,Indri,Rafella,dan Risha kami berjalan bersama mencari
barang yang kami inginkan, namun barang yang kami inginkan belum ada yang
cocok.
Kami pergi ke lantai 2 dan
disana Rafella dan Indri membeli anting dulu dengan harga 100 baht mendapat 5 anting. Ketika kami kelantai 3, saya dan
Indri terpisah dari Rafella, Risha dan Shaqila. Saya dengan Indri mencari-cari
namun tidak ketemu jika. Akhirnya saya dan Indri memutuskan untuk pergi bersama
saja, karna kami tidak mau membuang waktu. Kami asyik mencari baju, dengan
harga murah,namun belum ketemu juga. Ketika kami pindah ke mall yang berada
disebrang ternyata disana lebih murah. Akhirnya kami mendapat beberapa baju.
Saya hanya mencari beberapa
oleh-oleh saja. Disini saya menemani Indri untuk mencari oleh-oleh. Ketika saya bertemu dengan teman kelas AB
bernama Indira, ia ingin membeli baht saya. Saya menyetujuinya, karna saya
bingung ingin membeli apa lagi. Dia membeli baht saya cukup banyak. Lalu saya
dan Indri berjalan lagi mencari barang
yang belum ditemu oleh Indri. Ketika kami sedang berjalan kami bertemu dengan
Bu Fenty dan Bu Reny yang sedang asyik mencari oleh-oleh. Kami pun sepakat
ingin pergi bersama ke depan mall ada pasar. Kami menyebrang bersama, namun
setelah itu kami berpisah.
Saya mengelilingi pasar itu, dan
ketika lagi berjalan ada yang berjualan lampu-lampu hias untuk dikamar. Lalu
Indri membelinya, dan kami sudah capek dan waktu pun sudah sangat mepet maka
kami berpindah ke mall Platinum lagi. Disini kami merasa lapar, jadi kami ingin
membeli Mcd Donalds dulu. Kami membeli 1 buah kentang, 2 ayam goreng, dan 1
minuman. Disana kami bertemu Bu Fenty dan Bu Reny yang sedang emmesan hamburger
untuk kami makan nanti. Setelah kami memesan dan sudah mendapat pesanan kami,
maka kami kembali masuk ke dalam mall dan membeli 1 buah baju. Waktu yang
ditentukan sudah hampir habis, maka kami kembali ke bis. Setelah menaroh
barang-barang kami dibis , kami menyempatkan untuk berbelanja dulu di sevel
yang berada disamping bis kami.
Selesai berbelanja dan kami
kembali kebis. Kami masih harus menunggu beberapa teman saya yang masih sibuk
belanja diluar sana. Namun tak lama kemudian teman-teman kami telah berkumpul
semua maka kami siap berangkat ke Bandara Don Mueng. Selama berada di bis kami bercerita
berbelanja apa saja tadi,dan sibuk menceritakan tadi ribetnya membeli barang
yang kami tidak mengerti bahasanya, kami hanya menngandalkan kalkulator jika ia
setuju dengan harga segitu.
Perjalanan menuju ke Bandara hampir 1 jam
dikarenakan macet, kami sudah merapih-rapihkan barang yang kami belanja tadi.
Kami pun turun diBandara dengan banyak barang bawaan, setekah kami sudah mebawa
barang bawaan kami. Kami berpamitan dengan supir yang sudah membawa kami kemana
saja, kami sangat berterima kasih dengan supir itu karna dia sangat sabar dan
ramah kepada kami.
Kami harus membawa barang bawaan yang agak
banyak sekali barangnya. Sesampai didekat pengecekan barang, saya harus
membokar koper dulu. Karna ada beberapa barang yang harus saya titipkan kepada
teman saya Indri. Setelah menutup dan
mengunci koper saya, saya mengantri dulu untuk mengambil tiket dan ada
penimbangan koper dulu. Koper saya hanya berisi 7,2 kg, maka lolos masuk ke
cabin, jika kopersaya 9 kg, maka koper saya harus check in bagasi. Saya sudah
mendapat tiket,namun kali ini saya duduk dikursi 30D. Saya membawa koper saya
kepinggir dan duduk disitu, lalu kami diberikan makanan hamburger tadi yang
telah dibeli oleh bu Fenty dan Bu Reny.
Selesai memakan hamburger saya duduk diruang
tunggu, kami disini masih harus menunggu lagi. Pesawat kami berangkat jam 9. Sebelum
masuk ke ruang tunggu, kami berpamitan dengan Pak Alex yaitu tourguade kami
yang sangat baik sekali, ramah. Kami sangat senang bisa bertemu dengan
tourguade seperti Pak Alex. Kami pun
masuk kedalam pengecekan imigrasi, kami diharapkan membawa pasppor dan form
imigrasi yang pada hari pertama kami isi. Selesai melakukan pengecekan kami
menunggu lagi sampai pintu pesawat dibuka.
Setelah kami menunggu pintu pesawat telah
dibuka, maka kami diperbolehkan masuk ke pesawat. Saya mendorong koper saya
dengan pelan, karna sudah merasakan ngantuk. Saya pun harus berjalan dengan
jauh, karna saya mendapat no kursi 30D. Saya menaroh koper yang tempatnya
berada diatas kepala saya. Saya pun duduk dan langsung menggunakan sabuk
pengaman dan menunggu untuk take off. Tak lama kemudian pesawat akan segera
berangkat, saya pun membaca doa dulu. Pesawat pun telah take off,sambil menunggu dengan
perjalanan kurang lebih 3 jam maka saya mendengarkan music dulu. Dan saya juga
membeli poposcorn dan air mineral dipesawat. Setelah memesan itu saya mulai
mengantuk dan tertidur pulas.
Kurang lebih 2 jam saya tertidur dipesawat dan
itu merasakan enak sekali, dan ternyata sebentar lagi kami akan segera landing
di Bandara Soekarno Hatta. Maka saya harus duduk kembali seperti semula dan
menggunakan sabuk pengaman. Kami pun sudah sampai, Alhamdulillah kami sampai
dengan selamat. Saya sudah tidak sabar ingin sampai dirumah. Saya turun dari
pesawat dan naik bis lagi untuk diantarkan ke pintu masuk bandara. Saya pun
harus menungu Indri yang masih menunggu kopernya, saya juga pulang bareng
dengan Indri,Shaqila. Kami dijemput oleh temannya Indri. Ada beberapa teman
saya yang dijemput di bandara, dan sisanya pulang bareng dengan menggunakan bis
Budi Luhur. Ini adalah pengalaman pertama kali saya pergi keluar negri. Saya
sangat senang dan berterima kasih atas kerjsamanya bersama teman maupun dosen
yang telah membimbing kami dari di Jakarta dan di Thailand.
Foto-foto Kami Ketika di Jakarta dan Di Thailand.
Foto ini ketika kami berada di Bandara Soekarno Hatta.
Foto bersama dengan semua peserta dan dosen-dosennya.
Foto saya bersama Rindah,Bella, dan Shaqila
Saya berfoto dengan Rindha didepan Grand Palace
Kami berfoto didepan patung budha tidur
Ketika saya foto tempat pembuatan madu
Kami berfoto didekat Grand Palace, ketika sedang menunggu bis menjemput kami.
Kami berfoto didekat dengan patung budha tidur.
Saat kami berada didekat pantai Pattaya
Saya berfoto ketika di Art Paradise
Saat saya berada Madamme Tussaud Museum

nice your post
BalasHapusthankyou vinaaa.
BalasHapuskeren jalan-jalannya :)
BalasHapusnice trip sistaaa
BalasHapusnice trip sistaaa
BalasHapus